Mode Pengalamatan Pada Teknik I/O

Sebelumnya mohon maaf yach sahabat netter, sudah lama saya vakum tidak menulis di blog sederhana ini. Maklum, kesibukan didunia nyata mengalihkan semuanya hingga tak ada waktu untuk menulis di JMblog ini.

Langsung saja pada inti postingan kali ini, kali ini saya akan memposting mengenai Mode Pengalamatan pada Sebuah konsep Teknik I/O. Dilatar belakangi tugas sih…, hingga akhirnya memutuskan untuk menulis materi kuliah di dalam postingan blog. Selain untuk keperluan tugas, postingan ini juga saya harapkan rekan-rekan mahasiswa yang mencari materi atau tugas Teknik I/O khususnya materi mode Pengalamatan.

Okay…, saya perkenalkan dulu diri saya. Mungkin sebagai sahabat netter sudah mengatahui nama saya dari Nama posting diatas. :) Kan uda saya tampilkan kalau nama saya Dedy Izham. :D
nah.., untuk data diperkuliahan. Detail nama lengkap saya adalah Sebagai berikut.

Nama: Dedy Izham
NPM: 100403020141
Fak: Teknologi Informasi
Pro: Sistem Informasi

Sekarangkan sudah kenal, waktunya masuk kedalam pembahasan. Sebelum masuk ke pembahasan, tidak tepat rasanya kalau langsung membahas materinya. Maka dari itu, simak terlebih dahulu kata pengantar berikut.

Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Tuhan YME. yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan cukup baik. Pada kesempatan ini, penulis selaku penyusun makalah ini mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada :

  1. Bapak Moh. Ahsan, S.Kom selaku dosen teknik I/O.
  2. Orang tua penulis yang senantiasa memberi doa restu dan membiayai penulis.
  3. Teman-teman penulis yang menginspirasi.

Makalah ini disusun dengan tujuan dapat diterima oleh para pembaca dan dapat mengetahui tentang Mode Pengalamatan. Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis dengan segala kerendahan hati berharap kepada dosen pembimbing maupun para pembaca berkenan memberikan saran dan kritik yang membangun guna tercapainya karya tulis berikutnya yang lebih baik.

Kira-kira seperti itu lah sapaan kata pengantar saya. :D Selanjutnya adalah Latar belakang. Okay…, kita bahas latar belakang kenapa saya membahas mengenai mode pengalamatan. Dan tentunya selain latar belakang menyelesaikan tugas UAS yach. :ngakak

Latar Belakang

Di Era yang semakin canggih ini, teknologi sangat berkembang pesat khususnya komputer. Komputer di rancang untuk mempermudah dalam pekerjaan manusia. Dimulai dari pengenalan komputer pentium I, PentiumII, Pentium III, Pentium IV, dan sekarang yang lebih baru lagi yaitu laptop. Semua evolusi komputer tersebut bertujuan untuk melengkapi komputer – komputer pentium yang sebelumnya. Semakin canggih teknologi yang kita gunakan tentunya kita harus mengerti bagaimana cara kerja, juga mengerti bagian – bagian dalam komputer tersebut. Agar kita tidak hanya mampu menggunakan namun juga mampu mengatasi masalah apabila terjadi sesuatu dengan komputer kita. Untuk itu kita belajar organisasi komputer.
Komputer bekerja sesuai perintah yang di kirim ke cpu, dan di simpan di memory. Di bagian memory perintah – perintah tersebut di proses di mode – mode pengalamatan tertentu, kemudian di akses dan di tampilkan ke layar monitor. Pada kesempatan ini kami membuat makalah tentang jenis – jenis pengalamatan, kami berharap dengan pembuatan makalah ini dapat membantu dalam kami belajar organisasi komputer.

Setelah kita membahas mengenai latar belakangnya, yang pasti sudah kita bahas. Berikutnya .., kita bahas apa sih yang di maksud dengan Mode Pengalamatan. khususnya pada Teknik I/O (Teknik Input Output).
Mode pengalamatan adalah bagaimana cara menunjuk dan mengalamati suatu lokasi memori pada sebuah alamat di mana operand akan diambil. Mode pengalamatan diterapkan pada set instruksi, dimana pada umumnya instruksi terdiri dari opcode (kode operasi) dan alamat. Setiap mode pengalamatan memberikan fleksibilitas khusus yang sangat penting. Mode pengalamatan ini meliputi direct addressing, indirect addressing, dan immediate addressing.

1.Direct Addresing
Dalam mode pengalamatan direct addressing, harga yang akan dipakai diambil langsung dalam alamat memori lain. Contohnya: MOV A,30h. Dalam instruksi ini akan dibaca data dari RAM internal dengan alamat 30h dan kemudian disimpan dalam akumulator. Mode pengalamatan ini cukup cepat, meskipun harga yang didapat tidak langsung seperti immediate, namun cukup cepat karena disimpan dalam RAM internal. Demikian pula akan lebih mudah menggunakan mode ini daripada mode immediate karena harga yang didapat bisa dari lokasi memori yang mungkin variabel.

2.Indirect Addresing
Mode pengalamatan indirect addressing sangat berguna karena dapat memberikan fleksibilitas tinggi dalam mengalamati suatu harga. Mode ini pula satu-satunya cara untuk mengakses 128 byte lebih dari RAM internal pada keluarga 8052. Contoh: MOV A,@R0. Dalam instruksi tersebut, 89C51 akan mengambil harga yang berada pada alamat memori yang ditunjukkan oleh isi dari R0 dan kemudian mengisikannya ke akumulator. Mode pengalamatan indirect addressing selalu merujuk pada RAM internal dan tidak pernah merujuk pada SFR. Karena itu, menggunakan mode ini untuk mengalamati alamat lebih dari 7Fh hanya digunakan untuk keluarga 8052 yang memiliki 256 byte spasi RAM internal.

3.Immediate Addresing
Mode pengalamatan immediate addressing sangat umum dipakai karena harga yang akan disimpan dalam memori langsung mengikuti kode operasi dalam memori. Dengan kata lain, tidak diperlukan pengambilan harga dari alamat lain untuk disimpan. Contohnya: MOV A,#20h. Dalam instruksi tersebut, akumulator akan diisi dengan harga yang langsung mengikutinya, dalam hal ini 20h. Mode ini sangatlah cepat karena harga yang dipakai langsung tersedia.

Dari ketiga mode pengalamatan yang dibahas diatas tersebut, ada istilah lain mengenai Register Addressing. Register adalah merupakan sebagian memori dari mikro prosessor yang dapat diakses dengan kecepatan tinggi. Metode pengalamatan register ini mirip dengan mode pengalamatan langsung. Perbedaannya terletak pada field alamat yang mengacu pada register, bukan pada memori utama. Field yang mereferensi register memiliki panjang 3 atau 4 bit, sehingga dapat mereferensi 8 atau 16 register general purpose. Ada juga istilah Stack, Stack adalah array lokasi yang linier = pushdown list = last-in-first-out. Stack merupakan blok lokasi yang terbalik. Butir ditambakan ke puncak stack sehingga setiap saat blok akan terisi secara parsial. Yang berkaitan dengan stack adalah pointer yang nilainya merupakan alamat bagian paling atas stack. Dua elemen teratas stack dapat berada di dalam register CPU, yang dalam hal ini stack pointer mereferensi ke elemen ketiga stack. Stack pointer tetap berada dalam register.

Berikut ini juga lampirkan Video Simulasi mode pengalamatan.

Dari Postingan yang cukup singkat tersebut, dapat disimpulkan bahwa.
Mode pengalamatan adalah bagaimana cara menunjuk dan mengalamati suatu lokasi memori pada sebuah alamat di mana operand akan diambil. Mode pengalamatan ini meliputi :

1. Direct Addresing > Dalam mode pengalamatan direct addressing, harga yang akan dipakai diambil langsung dalam alamat memori lain.
2. Indirect Addresing > Mode ini pula satu-satunya cara untuk mengakses 128 byte lebih dari RAM internal pada keluarga 8052.
3. Immediate Addresing > Mode ini sangatlah cepat karena harga yang dipakai langsung tersedia.

Register adalah merupakan sebagian memori dari mikro prosessor yang dapat diakses dengan kecepatan tinggi. Metode pengalamatan register ini mirip dengan mode pengalamatan langsung. Perbedaannya terletak pada field alamat yang mengacu pada register, bukan pada memori utama. Indirect Addressing merupakan metode pengalamatan register tidak langsung mirip dengan mode pengalamatan tidak langsung

Perbedaannya adalah field alamat mengacu pada alamat register. Displacement Addressing adalah menggabungkan kemampuan pengalamatan langsung dan pengalamatan register tidak langsung. Ada tiga model displacement yaitu : Relative addressing, Base register addressing, Indexing. Stack adalah array lokasi yang linier = pushdown list = last-in-first-out. Stack merupakan blok lokasi yang terbalik.

Mungkin sebagian dari sahabat netter yang baca ini berharap ada makalahnya yang selayaknya makalah. Atau mungkin, berpikir “Agh…, padahal saya mencari yang sudah jadi dan dengan bahasa Formal, bukan acak kadut gini”

Dasar, kalian maunya yang instan Mulu. :ngakak

Tenang…, kalau mau download versi makalahnya. Sudah saya cantumkan kok. Dan pastinya pembahasanya lebih lengkap dari pembahasan yang ada disini. karena yang saya bahas disini hanya berdasarkan point penting aja yang disuruh dosen saya Bapak Achsan selakau dosen Teknik I/O yang terhormat. :2thumbup

Berikut ini link downloadnya yach. Monggo klik disini.
Semoga bermanfaat yach. Sudah segitu dulu tangan saya sudah capek. :gila:

Sumber Referensi: 1 dan 2

SILAHKAN KIRIM PERTANYAAN/KOMENTAR ANDA ...

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] kaskus emoticons nartzco