Menghadapi Pertanyaan Seputar Gaji

Apa kabar Fresh Graduate … ??  :cendol

Saya juga FG juga kok gan. :request  Sama seperti anda yang FG. :malus Pada postingan kali ini saya akan membahas bagaimana kita melewati proses interview ketika mendapat pertanyaan seputar gaji yang di minta. Nah…, disini saya juga sering sharing bersama rekan-rekan se-Kelulusan ketika ngopi bareng. :D

Nego

Nego

Proses seleksi penerimaan karyawan yang melelahkan telah Anda lalui. Kini, tibalah saatnya Anda sampai pada tahap negosiasi gaji. Bagi banyak orang, tahap ini dirasakan cukup sulit (Begitu juga saya), karena jika salah melakukan negosiasi, maka akan menyesal di kemudian hari. Lalu, bagaimana seandainya gaji yang diminta tak disetujui oleh pihak perusahaan? Apa alternatif lain yang harus Anda lakukan saat negosiasi berlangsung?

Nah…, disini saya mencoba memberikan sedikit pembahasan tentang masalah tersebut yang saya rangkum dari berbagai sumber.

Todd Anten, kolumnis Yahoo! Hot Jobs, mengungkapkan lima alternatif yang dapat Anda jadikan referensi ketika gaji yang Anda minta tak disetujui oleh perusahaan tempat Anda melamar.

1. Meminta Bonus Tambahan
Gaji yang ditawarkan pihak perusahaan tak sesuai harapan Anda? Apakah Anda terpaksa menerimanya, karena sedang membutuhkan pekerjaan? Jangan khawatir. Ketika hal tersebut terjadi pada Anda, cobalah untuk menanyakan benefit tambahan selain gaji, misalnya bonus tahunan atau meminta di-review kembali gaji yang ditawarkan setelah enam bulan bekerja. Tentu saja dengan melihat prestasi yang telah Anda tunjukan.

2. Kesempatan Cuti dengan Bayaran
Alternatif kedua adalah meminta kesempatan cuti dengan bayaran. Banyak perusahaan yang memberikan benefit ini kepada karyawannya. Cobalah Anda meminta alternatif ini. Bagi banyak perusahaan, memberikan cuti dengan bayaran kepada karyawan, dirasakan lebih murah daripada menaikan gaji Anda secara permanen.

3. Bekerja dari Rumah
Untuk perusahaan-perusahaan berbasis teknologi, di mana banyak karyawannya yang bekerja secara mobile, bekerja dari rumah pada kesempatan tertentu merupakan hal yang wajar. Nah, alternatif ini dapat Anda tanyakan saat proses negosiasi gaji berlangsung. Misalnya, meminta untuk dapat bekerja dari rumah setiap hari Jumat. Namun, tidak semua perusahaan menerapkan kebijakan ini. Untuk itu, maka berhati-hatilah ketika menanyakan alternatif ini. Bagi yang lulusan IT seperti saya, Alternatif poin 3 ini sangat saya rekomendasikan. Karena asyiknya kerja di rumah itu tiada tandingannya. :D

4. Biaya Transportasi & Akomodasi
Jika Anda ditempatkan di luar kota, maka alternatif ini layak diperhitungkan. Anda harus mempertanyakan juga masalah biaya transportasi dan akomodasi untuk Anda dan keluarga ke kota tujuan yang baru. Hampir semua perusahaan yang memiliki banyak cabang di luar kota memberikan fasilitas ini kepada karyawannya. Jangan sampai semua biaya dadakan ini akan ditanggung oleh Anda sendiri.

5. Meminta Jabatan Tertentu
Seandainya gaji yang diberikan tak sesuai harapan, Anda dapat mempertanyakan benefit ini. Misalnya, dengan meminta jabatan yang Anda anggap lebih prestise, seperti posisi “Account Manager” daripada “Account Executive“. Banyak perusahaan yang tak mempersoalkan masalah pemberian nama jabatan untuk karyawannya. Jadi, sekalipun Anda tak mendapatkan gaji sesuai permintaan, tetapi dengan jabatan baru ini akan membuat resume Anda menjadi lebih impresif.

Hal penting lainnya, selain lima alternatif di atas adalah: jangan lupa untuk meminta semua hasil negosiasi tersebut dalam bentuk kontrak tertulis. Dengan adanya kontrak tertulis tentang hasil negosiasi yang telah Anda lakukan, maka hak dan kewajiban dari kedua pihak akan semakin jelas dan transparan. Posisi tawar Anda pun akan semakin kuat seandainya ada masalah di kemudian hari. Selamat mencoba! (ymn/karir.com)

*Cara Bijak Negosiasi Gaji

Selamat, Anda telah sukses melewati beberapa proses seleksi di perusahaan idaman Anda. Sekarang saatnya melakukan negosiasi gaji. Apa saja yang harus Anda lakukan, dan yang tak boleh dilakukan saat negosiasi berlangsung? Nah, Randall S. Hansen, Ph.D., pendiri situs Quintessential Careers, mengungkapkan beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat melakukan negosiasi gaji.

Yang Harus Dilakukan

:2thumbup

Pastikan, Anda telah melakukan serangkaian riset tentang kisaran gaji yang diharapkan pada posisi yang telah Anda lamar. Banyak cara yang dapat Anda gunakan, salah satunya adalah menanyakan kepada rekan Anda yang menduduki posisi yang sama di perusahaan lain. Menyadari semua kekuatan dan pengalaman Anda, dan jangan lupa untuk menunjukan skill Anda, dan manfaatnya bagi perusahaan yang akan meng-hire Anda. Biarkan pihak perusahaan yang menawarkan nilai gaji kepada Anda terlebih dahulu. Jika memungkinkan, katakan besarnya gaji yang Anda harapkan dengan mempertimbangkan pengalaman dan skill yang telah Anda miliki.

Ungkapkan rasa terima kasih Anda ketika mendapatkan penawaran gaji dari pihak perusahaan. Namun, jangan mencoba untuk langsung bernegosiasi pada saat itu juga. Katakan Anda membutuhkan waktu untuk memikirkan penawaran yang telah diberikan.

Jika Anda tak mendapatkan jumlah gaji yang diinginkan, maka cobalah untuk menanyakan tentang benefit lain seperti bonus tahunan, asuransi kesehatan, insentif, dan sebagainya.

Tak Boleh Dilakukan

:nohope

  1. Jangan mengajukan besaran gaji yang diminta sebelum disebutkan oleh pihak perusahaan. Setelah angkanya Anda ketahui, katakan bahwa Anda membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan penawaran tersebut.
  2. Jangan pernah menaikan secara drastis jumlah gaji Anda saat ini, hanya untuk mendapatkan penawaran gaji yang lebih tinggi.
  3. Jangan menerima secara langsung penawaran gaji yang diberikan saat negosiasi, atau melakukan negosiasi secara langsung ketika gaji yang ditawarkan tak sesuai harapan. Berikan penundaan untuk menaikan daya jual Anda.
  4. Jangan melakukan negosiasi gaji secara agresif dan berlebihan, hanya untuk memuaskan ego Anda, atau semacam permainan untung-untungan.
  5. Jangan hanya fokus pada jumlah gaji yang diinginkan, tanpa mempertimbangkan benefit lain secara keseluruhan, seperti bonus tahunan, asuransi kesehatan, atau insentif.
  6. Jika Anda belum yakin dengan jenis pekerjaan atau reputasi dari perusahaan yang Anda lamar, maka hindari untuk langsung menerima penawaran gaji yang diberikan. Pertimbangkan dengan matang semua keputusan yang Anda lakukan.

Semua keputusan yang akan Anda ambil memiliki resiko. Untuk itulah, pertimbangkanlah dengan matang setiap langkah yang akan Anda ambil, agar tak menyesal di kemudian hari. Selamat memasuki hutan rimba, rekanku Fresh Graduate … :army:

SILAHKAN KIRIM PERTANYAAN/KOMENTAR ANDA ...

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] kaskus emoticons nartzco